Gemawan dan BOICE Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga Teluk Batang Kayong Utara

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

Advertisement

23/09/2026

Gemawan dan BOICE Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga Teluk Batang Kayong Utara

Ikuti kami:
Foto: Gemawan dan BOICE Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih di Teluk Batang Kayong Utara

KAYONG UTARA - Gemawan bersama BOICE Indonesia menyalurkan sebanyak 8.000 liter air bersih kepada masyarakat di Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, pada Senin (21/9/2026) lalu.

Bantuan tersebut ditujukan bagi kelompok dampingan Gemawan dan masyarakat sekitar yang menghadapi keterbatasan air bersih di tengah kemarau berkepanjangan.

Penyaluran dilakukan sebagai respons atas kondisi di lapangan, di mana ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan mendesak. Air bersih diangkut menggunakan truk tangki dan disalurkan ke toren penampungan yang telah disiapkan. Selanjutnya, warga mengambil air menggunakan jerigen dan galon untuk kebutuhan sehari-hari.

Pegiat Gemawan, Dmitri, mengatakan bantuan tersebut diperuntukkan bagi komunitas dampingan sekaligus warga sekitar yang terdampak.

“Ada sebanyak 8.000 liter air bersih yang diperoleh untuk komunitas dampingan dan juga warga sekitar di Teluk Batang,” ujar Dmitri.

84 Hari Tanpa Hujan

Kondisi keterbatasan air di Teluk Batang tidak terlepas dari panjangnya periode tanpa hujan. Berdasarkan pemantauan BMKG Kalbar, Kabupaten Kayong Utara mencatat hari tanpa hujan (HTH) berturut-turut terpanjang di Kalbar, yakni mencapai 84 hari hingga 20 September 2026. Kondisi tersebut tercatat di Kecamatan Teluk Batang dan masuk kategori ekstrem.

Periode tanpa hujan yang panjang berdampak langsung terhadap ketersediaan sumber air. Sejumlah sumber air yang selama ini digunakan untuk kebutuhan sehari-hari mengalami penurunan debit bahkan mengering.

Ketua Kelompok Srikandi Teluk Batang sekaligus Ketua Koperasi Karya Srikandi Mandiri, Fitriyani, mengatakan keterbatasan air bersih menjadi persoalan yang dirasakan langsung.

“Di Teluk Batang ini susah air, kalau ada pun airnya asin semua. Jadi kalau ada air bersih kami bersyukur,” ujar Fitriyani.

Hal serupa disampaikan Sekretariat Desa Teluk Batang, Muhammad Faris.

“Kita sudah kemarau selama dua bulan terakhir dan semua sumber air di Teluk Batang khususnya itu kering. Jadi sangat berterima kasih karena manfaat ini balik lagi ke warga untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Muhammad Faris.

Penyaluran 8.000 liter air bersih ini merupakan bagian dari Charity Karhutla Kalimantan Barat, dukungan solidaritas untuk masyarakat yang menghadapi dampak kemarau dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Kalbar.

Diterbitkan: Publisher
Google Logo Add on Google
  
Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar
Banner Promosi
Banner Promosi