Karhutla Hutan Konservasi PT KAL Sekitar 10 Ribu Hektar Terbakar

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

Advertisement

23/09/2026

Karhutla Hutan Konservasi PT KAL Sekitar 10 Ribu Hektar Terbakar

Ikuti kami:
Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama pimpin pemadaman kebakran hutan dan lahan dan areal HCV PT KAL FR Grop di Kecamatan Matan Hilir Utara, Ketapang.
Ketapang, BORNEOTRIBUN - kawasan High Conservation Value (HCV) seluas 1.323 hektare milik PT KAL FR Group, terletak di Dusun 2, Desa Kuala Tolak, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang, Sabtu(19/9/2026) terbakar. Api juga menjalar lahan korporaasi seluas lebih dari 10 ribu hektar.

Kepala Kepolisian (Kapolres) Ketapang, AKBP Putra Pratama mengatakan, satgas Karhutla dari TNI, Polres Ketapang, personel BKO Brimob Polda Bali dan tim Damkar perusahaan melakukan pemadaman pada titik api dalam kawasan yang terbakar. 

Kapolres mengatakan, saat proses pemadaman, pihaknya mengalami kesulitan sumber daya air ditambah angin kencang menjadi tantangan petugas di lapangan. 

"Kondisi cuaca yang panas, angin kencang serta minimnya sumber air menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman,” ujar Putra Pratama. 

Menurut Putra, sumber api diduga berasal dari area yang sebelumnya terbakar dan kembali membesar akibat tiupan angin kencang serta kondisi dedaunan yang kering. 

"Polsek Matan Hilir Utara bersama tim Damkar perusahaan terus melakukan groundcheck, pemadaman dan pendinginan secara menyeluruh untuk memastikan kawasan yang terbakar dalam kondisi aman serta tidak kembali menimbulkan titik api," katanya. 

Dalam kegiatan tersebut, pemadaman melibatkan Kabag Ops Polres Ketapang, Kapolsek Matan Hilir Utara beserta enam personel, Danramil Matan Hilir Utara bersama personel Yon TP, tiga personel BKO Brimob Polda Bali serta tim Damkar PT KALE/FR Group. 

Sejumlah sarana dan prasarana dikerahkan, yakni satu unit mobil Damkar PT KALE, dua unit mobil tangki PT KALE, satu unit mobil Damkar TNI, dua mesin Damkar Polsek Matan Hilir Utara, 40 gulung selang dan lima nosel.

Kapolres Ketapang mengatakan penanganan karhutla dilakukan secara bersama-sama dengan mengutamakan percepatan pemadaman dan pencegahan agar api tidak meluas. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, vegetasi yang terbakar berupa pohon paku, dedaunan dan pepohonan, dengan kondisi tanah mineral serta gambut tipis.

“Setelah api berhasil dipadamkan, personel tidak langsung meninggalkan lokasi. Kami melakukan pendinginan dan memastikan kembali setiap titik yang berpotensi menyimpan bara api benar-benar padam. Ini penting untuk mencegah api kembali muncul dan meluas, terlebih kondisi angin cukup kencang,” kata Putra Pratama.
Diterbitkan: Publisher
Google Logo Add on Google
  
Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar
Banner Promosi
Banner Promosi