Ikuti kami:
NANGA PINOH – Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Melawi di Jalan Gelora Juang Nanga Pinoh (samping Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Melawi), Selasa (22/9/2026).
Pembangunan gedung tersebut menjadi langkah penting dalam menghadirkan pelayanan haji dan umrah yang semakin mudah, cepat, jelas, transparan, serta terintegrasi bagi masyarakat Kabupaten Melawi.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Melawi, H. Muhammad Desi Asiska mengatakan, peletakan batu pertama tersebut bukan sekadar menandai dimulainya pembangunan sebuah gedung, tetapi juga menjadi awal dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan pelayanan haji dan umrah yang lebih dekat dan lebih baik kepada masyarakat.
“Hari ini kita sedang memulai sebuah ikhtiar untuk menghadirkan pelayanan haji dan umrah yang lebih dekat dan lebih baik bagi masyarakat Kabupaten Melawi. Masyarakat membutuhkan pelayanan yang mudah, cepat, jelas, transparan, dan memberikan kepastian,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran Kementerian Haji dan Umrah sebagai kementerian baru bukan berarti memulai pelayanan dari awal. Penyelenggaraan pelayanan haji sebelumnya telah memiliki sejarah panjang yang dibangun oleh Kementerian Agama, mulai dari pendaftaran, pembinaan, manasik, pengurusan dokumen, pemberangkatan, hingga pemulangan jemaah.
Oleh karena itu, Kementerian Haji dan Umrah diharapkan terus menjalin koordinasi dan sinergi dengan Kementerian Agama. Meskipun berada dalam kelembagaan yang berbeda, keduanya tetap memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, H. Desi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Melawi, khususnya Bupati Melawi, atas dukungan berupa hibah tanah seluas kurang lebih 1.000 meter persegi untuk pembangunan PLHUT ini.
Lokasi pembangunan dinilai strategis karena berada di kawasan pusat Kota Nanga Pinoh sehingga mudah dijangkau oleh masyarakat.
“Dukungan ini bukan sekadar mengenai tanah. Di atas tanah ini nantinya akan berdiri tempat pelayanan bagi masyarakat yang mempersiapkan perjalanan menuju Baitullah, baik untuk mendaftar, mencari informasi maupun mengikuti pembinaan,” ungkapnya.
Ia menegaskan, dukungan Pemerintah Kabupaten Melawi akan menjadi bagian penting dalam sejarah peningkatan pelayanan haji dan umrah di daerah. Seiring pembangunan gedung tersebut, pihaknya berkomitmen meningkatkan pelayanan, memperjelas informasi, memperkuat koordinasi, serta menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas.
Koordinasi bersama pemerintah daerah, instansi terkait, organisasi keagamaan, perbankan, dan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) juga akan terus diperkuat guna membangun ekosistem pelayanan yang tertib, transparan, profesional, dan mampu memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Barat, H. Kamaludin menyampaikan bahwa anggaran pembangunan PLHUT Kabupaten Melawi telah diperjuangkan sejak tahun 2024 dan 2025 hingga akhirnya dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2026.
Ia menyebut ketersediaan lahan menjadi unsur penting dalam merealisasikan pembangunan tersebut. Sebab, di sejumlah daerah, anggaran pembangunan fasilitas serupa belum dapat dimanfaatkan karena terkendala ketersediaan lahan.
“Kami memberikan apresiasi kepada Bupati Melawi yang memiliki komitmen dan pandangan jauh ke depan. Kehadiran kantor kementerian di daerah pada dasarnya akan mendukung program-program pemerintah daerah dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan PLHUT merupakan wujud nyata komitmen pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kita ingin Kementerian Haji dan Umrah tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan ibadah haji, tetapi juga mampu membangkitkan kembali peran para haji dan hajah sesuai kapasitasnya untuk membantu mewujudkan masyarakat yang sejahtera lahir dan batin,” katanya.
Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, dalam sambutannya menyambut baik dan memberikan apresiasi atas dimulainya pembangunan Gedung PLHUT. Menurutnya, sarana pelayanan yang representatif diperlukan untuk mendukung penyelenggaraan pelayanan haji dan umrah yang tertib, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
“Dengan dibangunnya PLHUT ini, saya berharap pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih terintegrasi sehingga masyarakat memperoleh akses pelayanan yang semakin mudah dan jelas,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan, hibah tanah yang diberikan merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Melawi dalam mendukung tersedianya infrastruktur pelayanan publik yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi agar penyelenggaraan pelayanan haji dan umrah dapat berjalan optimal serta tidak menyulitkan masyarakat akibat kurangnya koordinasi.
Kepada pelaksana, konsultan perencana, dan konsultan pengawas, Bupati meminta pembangunan dilaksanakan secara profesional dan bertanggung jawab. Gedung yang dibangun diharapkan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga memenuhi standar dan menjadi aset pelayanan publik yang bermanfaat dalam jangka panjang.
“Mari kita jadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai orientasi utama. Berikan informasi yang benar dan mudah dipahami, laksanakan tugas secara profesional, serta senantiasa jaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” pesannya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur DPRD Kabupaten Melawi, Forkopimda, jajaran Pemerintah Kabupaten Melawi, Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Agama, Kantor Pertanahan, pemerintah kecamatan dan desa, organisasi keagamaan, perbankan, PPIU, pihak pelaksana pembangunan, serta tamu undangan lainnya.
REKOMENDASI
- Memuat artikel...
