![]() |
| Tomat rebus mengandung likopen yang disebut bermanfaat menjaga kesehatan prostat dan membantu menurunkan PSA, salah satu indikator yang diperiksa terkait prostat. (Foto ilustrasi) |
JAKARTA - Dokter Spesialis Urologi Subspesialis Onkologi dr. Andar R. Siregar, Sp. U, Subsp. Onk. (K), MARS menyebut konsumsi tomat yang sudah direbus dapat menjadi salah satu bagian dari pola makan untuk membantu mencegah kanker prostat. Kandungan likopen dalam tomat dinilai bermanfaat bagi kesehatan prostat.
“Yang bisa dilakukan sebagai salah satu bentuk pencegahan kanker prostat melalui dietary (diet) ya, seperti memakan tomat yang sudah direbus karena mengandung banyak likopen dan ini sudah terbukti secara ilmiah,” kata Andar dalam sesi temu media di Jakarta, Kamis.
Lulusan Universitas Indonesia itu menjelaskan, tomat termasuk bahan makanan yang memiliki kadar likopen tinggi setelah melalui proses perebusan. Meski tidak menyebutkan jumlah pastinya, ia mengatakan kandungan likopen pada tomat yang sudah dimasak lebih tinggi dibandingkan tomat yang belum dimasak.
Menurut Andar, likopen dapat membantu menurunkan kadar Prostate-Specific Antigen (PSA), yakni protein dalam darah yang dihasilkan oleh kelenjar prostat. Pemeriksaan PSA menjadi salah satu hal yang dapat diperhatikan dalam melihat kondisi kesehatan prostat.
Ia mengatakan hasil PSA di atas 4,0 ng/mL dapat menjadi tanda yang membuat seseorang dicurigai berisiko terkena kanker prostat. Karena itu, menjaga pola makan menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mendukung kesehatan prostat.
Andar juga menyinggung penelitian mengenai rendahnya angka kasus kanker prostat di salah satu wilayah di Italia. Menurut dia, pola konsumsi makanan yang menggunakan tomat yang telah diproses, seperti dalam spageti dan pizza, menjadi salah satu hal yang dinilai berkaitan dengan asupan likopen.
“Dulu publikasinya ada di Italia, di satu kampung, kok rendah banget (angka kasus) kanker prostatnya, ternyata makanan mereka makan tomat yang diproses, direbus dulu, makan spageti, pizza, ternyata karena di Italia, likopen itu dinilai baik untuk menurunkan PSA,” ujarnya.
Selain likopen, Andar menyebut tomat merupakan sumber antioksidan yang baik bagi prostat. Ia juga mengatakan likopen tidak membuat darah menjadi lebih kental.
Untuk menjaga kesehatan prostat, konsumsi tomat juga dapat dilengkapi dengan sayuran kaya serat dan kacang kedelai. Sementara itu, daging merah tetap boleh dikonsumsi, tetapi dalam jumlah yang tidak berlebihan.
“Makan daging merah itu juga boleh, tapi secukupnya saja, tidak boleh berlebihan,” kata dokter yang kini praktik di Rumah Sakit Pondok Indah-Pondok Indah tersebut.
Mengutip siaran Health pada Rabu (9/9), konsumsi tomat juga disebut dapat membantu menurunkan risiko kanker prostat. Beta-karoten dan likopen dalam tomat merupakan antioksidan yang dapat membantu melawan kanker dengan melindungi sel dari kerusakan yang dapat memicu kanker.
Antioksidan juga disebut dapat membantu membunuh sel kanker. Karena itu, tomat menjadi salah satu bahan makanan yang dapat diperhatikan dalam pola makan untuk mendukung kesehatan prostat.
- Memuat artikel...
